Disangka pak RT
Oleh : Damiran
Seperti malam-malam biasa kami setiap habis sholat isya membujuk putri kami satu-satunya untuk segera tidur, satu persatu lampu kami matikan mulai lampu ruang tamu, lampu kamar dan lampu ruang keluarga, menyisakan lampu luar dan dapur, ini semua kami lakukan untuk menciptakan suasana seolah-olah sudah larut malam agar putri kami bisa segera tidur, menemani tidur disamping se kecil sudah menjadi rutinitas setiap malam karena jika ada yang masih belum tidur maka susah putri kami untuk tidur, tidak lama setelah putri kami tertidur dengan pulasnya terdengarlah suara orang mengetuk pintu sambil mengucapkan salam ".tok tok tok Assalamualaikum", suara itu terdengar sayup-sayup, dengan lirih saya menjawab salam " waalaikumsalam". Lalu saya bukankan pintu dan seperti biasa kalau ada tamu pada malam hari saya selalu mengintip terlebih dahulu dari balik gorden untuk memastikan bahwa saya mengenal tamu tersebut lalu saya nyalakan lampu ruang tamu. " Silahkan masuk mas" saya mempersilahkan tamu tersebut untuk masuk, " terima kasih pak disini aja" dengan nada lembut dan sopannya tamu tersebut menolak masuk.
Dengan cukup berdiri diteras tamu tersebut yang tidak lain adalah tetangga yang agak jauh dari rumah menceritakan maksud kedatangannya" begini pak, tadi saya di telpon oleh anaknya pak Fulan ( nama samaran ) saya disuruh menyampaikan ke pak RT kalau ibunya meninggal dunia, jadi saya langsung ke kesini dan terserah bapak bagaimana ini apakah perlu diumumkan malam ini atau bagaimana ".
Dengan rada bingung saya tanya balik ke tamu tersebut " sampeankan disuruh ke rumah pak RT kenapa kok nggak kerumah pak RT aja langsung ". Semakin bingung juga lah tamu tersebut lalu dengan argumennya menjelaskan kembali kepada saya " Ohh setau saya bapak sering mengurusi kalau ada kegiatan dan orang meninggal disini, jadi begitu saya diminta ke rumah pak RT ya saya langsung kesini" , ๐ tersenyum saya mendengarkan apa yang disampaikannya dan dengan tegas saya jawab " maaf mas bukan saya ketua RT nya disini, ๐", dengan serius orang tersebut mendengar penjelasan saya yang mengarahkan beliau ke rumah pak RT sekaligus memberikan alamat pak RT.
Tidak berlama-lama setelah menedengarkan penjelasan dari saya, tamu tersebut langsung pamit menuju rumah pak RT ๐ .

Komentar
Posting Komentar